Kapolri Serukan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Kapolri Serukan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Polri)

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan para korban bencana di wilayah Sumatera saat memaparkan Rilis Akhir Tahun Mabes Polri 2025.

“Tentulah dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mengheningkan cipta, khususnya terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban di Sumatera. Tentunya hal ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Sigit di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Kapolri juga menyampaikan doa bagi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.Selain itu, Sigit turut mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan personel dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang meninggal dunia sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Demikian juga dengan 915 Pegawai Negeri pada Polri yang telah mendahului kita sepanjang tahun 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan balasan atas pengabdian terbaik mereka, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.

Breaking News! Gempa Dangkal Berkekuatan M4,7 Guncang Sumatera Barat

Breaking News! Gempa Dangkal Berkekuatan M4,7 Guncang Sumatera Barat

Gempa Dangkal Berkekuatan M4,7 Guncang Sumatera Barat

 Gempa dangkal berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025). Gempa tersebut dilaporkan terjadi pukul 09.15 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melaporkan, gempa tersebut berpusat di 19 kilometer timur laut Agam. Adapun, kedalaman gempa hanya berjarak 10 kilometer.

“#Gempa Mag:4.7, 28-Dec-2025 09:15:44WIB, Lok:0.15LS, 100.10BT (19 km TimurLaut AGAM-SUMBAR), Kedalaman:10 Km #BMKG,” dikutip Okezone dari akun resmi X @infoBMKG.

Hingga saat ini, belum ada laporan terbaru terkait dampak kerusakan serta korban jiwa akibat gempa yang cukup besar di Agam tersebut. Sementara BMKG akan mengupdate laporan gempa.

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian keterangan BMKG.

Usai Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Lumpur hingga Antisipasi Bencana Susulan di Gayo Lues

Usai Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Lumpur hingga Antisipasi Bencana Susulan di Gayo Lues

Usai Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Lumpur hingga Antisipasi Bencana Susulan di Gayo Lues (Ist)

Personel Polri bersama warga terus bersiaga usai bencana alam di wilayah Gayo Lues, Aceh. Dalam hal ini, polisi dan warga terus membersihkan lumpur tebal dan material kayu di rumah-rumah warga yang terdampak. 

1. Bersihkan Lumpur

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut meninggalkan endapan lumpur dan serpihan material di sejumlah titik. Personel Polri bersama masyarakat bergotong royong membersihkan bagian dalam rumah, halaman, hingga akses jalan desa yang tertutup material banjir.

Desa Cane Toa diketahui menjadi salah satu wilayah yang dilalui aliran banjir bandang. Luapan air bercampur lumpur sempat menggenangi rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat pascakejadian.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo menyebut, keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat Polri terhadap bencana alam. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat pascabencana,” ujarnya kepada awak media, Kamis (25/12/2025). 

Selain itu, Polres Gayo Lues juga terus memantau wilayah-wilayah rawan bencana serta menyiagakan personel guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan. 

Kapolri: Perkembangan Teknologi Digital Sangat Pesat, Ganggu Stabilitas jika Tak Disikapi dengan Bijak!

Kapolri: Perkembangan Teknologi Digital Sangat Pesat, Ganggu Stabilitas jika Tak Disikapi dengan Bijak!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

 Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat menjadi tantangan serius dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan amanat pada Apel Kebangsaan Banser Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Cirebon, Selasa (23/12/2025).

Kapolri menekankan bahwa kemajuan teknologi informasi, khususnya media digital, membawa dampak ganda. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain memunculkan ancaman berupa disinformasi dan misinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.

“Kita saat ini menghadapi perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, yang juga memunculkan tantangan berupa maraknya disinformasi dan misinformasi. Jika tidak disikapi dengan bijak, hal ini dapat mengganggu stabilitas dan persatuan bangsa,” ujar Kapolri.

Oleh karena itu, tantangan tersebut harus dihadapi secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Banser, Polri, dan TNI, dengan memperkuat literasi digital serta menjaga ruang publik agar tetap kondusif.

Mantan Kabareskrim ini mengatakan, Banser memiliki peran strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi digital.

Peran tersebut kata Sigit sejalan dengan komitmen Banser dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan.

BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Hantui Sumatra, Masyarakat Terdampak Bencana Diminta Waspada Risiko Listrik

BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Hantui Sumatra, Masyarakat Terdampak Bencana Diminta Waspada Risiko Listrik

BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Hantui Sumatra, Masyarakat Terdampak Bencana Diminta Waspada Risiko Listrik (Ilustrasi/Dok BNPB)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatra masih berpeluang terjadi ke depan seiring dinamika atmosfer yang belum sepenuhnya stabil. Kondisi ini membuat kewaspadaan masyarakat terhadap risiko listrik tetap diperlukan, terutama di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang masih mengalami kondisi lingkungan basah.

1. Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Koordinator BMKG Aceh, Nasrol Adil, menjelaskan sejumlah faktor atmosfer masih aktif di kawasan Sumatra dan sekitarnya. Salah satunya adalah bibit siklon tropis yang masih dalam pemantauan. Bibit siklon ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan dan mempertahankan genangan air serta lumpur di berbagai wilayah terdampak.

“Beberapa faktor atmosfer, termasuk bibit siklon tropis yang masih kami pantau, dapat memengaruhi pola cuaca di Sumatra. Dampaknya berupa potensi hujan lebat yang membuat kondisi lingkungan tetap basah di sejumlah wilayah,” ujar Nasrol, dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (21/12/2025).

Ia menegaskan, kondisi basah tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari pascabencana. Genangan air dan lumpur tidak hanya berdampak pada lingkungan permukiman dan fasilitas umum, tetapi juga di lokasi-lokasi pengungsian yang masih digunakan masyarakat terdampak.

Menurut Nasrol, dari sisi keselamatan, kondisi lingkungan pascabencana yang masih basah perlu diwaspadai karena air dan lumpur memiliki sifat konduktif, terutama ketika bercampur dengan material tanah, mineral, dan sisa material bangunan. Dalam kondisi tersebut, lingkungan menjadi lebih mudah menghantarkan arus listrik dibandingkan kondisi kering, sehingga potensi bahaya bagi warga dapat meningkat apabila terjadi genangan kembali.

Kondisi ini dapat terjadi di berbagai lokasi, mulai dari permukiman, fasilitas umum, hingga area pengungsian, terutama ketika cuaca kembali memburuk dan hujan lebat menyebabkan genangan air atau lumpur meluas.

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Pemerintah: Dengan Kerendahan Hati, Kami Minta Maaf

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Pemerintah: Dengan Kerendahan Hati, Kami Minta Maaf

Mendagri Tito Karnavian (Foto: Tangkapan layar)

Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan permintaan maaf jika terdapat kekurangan dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh. Ia mengatakan kendala yang dihadapi dalam penanganan bencana sangat besar.

Hal itu disampaikan saat merespons adanya warga terdampak bencana di Aceh yang mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

“Mengenai tadi pengibaran bendera putih, jadi inilah menurut kami wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami. Kami mendengar, pemerintah mendengar, memahami berbagai kritik, masukan, dan sikap masyarakat serta upaya pemerintah Indonesia dalam penanganan bencana di Sumatera,” kata Tito saat konferensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

“Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf bila ada kekurangan yang ada. Memang kendala yang dihadapi cukup besar karena medan yang cukup berat,” sambungnya.

Tito menegaskan, pemerintah berkewajiban untuk terus bekerja dalam mengatasi berbagai kendala dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Dapot Hutagalung: Pelatihan Komputer Dorong Gen Z Bengkalis Siap Kerja dan Mandiri Berwirausaha

Dapot Hutagalung: Pelatihan Komputer Dorong Gen Z Bengkalis Siap Kerja dan Mandiri Berwirausaha

Pelatihan Komputer Dorong Gen Z Bengkalis Siap Kerja dan Mandiri Berwirausaha

Perubahan cepat dalam sektor industri dan ekonomi digital dirasakan di semua daerah di Indonesia, termasuk Bengkalis, Riau. Dinamika ini menuntut sumber daya manusia, khususnya generasi muda atau Gen Z yang adaptif, terampil, dan siap kerja.

Namun sayangnya, ada pula masalah ketidaksesuaian antara keterampilan generasi muda dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara sistem pendidikan formal kerap belum sepenuhnya mampu menjawab realitas tersebut.

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bengkalis mengatakan, keadaan ini membuat pendidikan nonformal dinilai strategis sebagai pelengkap pendidikan formal, terutama dalam menyiapkan keterampilan praktis yang langsung dibutuhkan dunia usaha dan industri.

Oleh karena itu, dia menggelar Pelatihan Komputer Gratis bagi pemuda-pemudi dari Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan.

Pelatihan ini juga menjadi jawaban konkret dari Partai Perindo sebagai kontribusi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan tercipta tenaga kerja terampil yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja baru.

“Komputer dan digital adalah teknologi yang harus kita kuasai,” kata Dapot saat membuka Pelatihan Komputer Gratis di Elro Computer Jalan Sudirman Kota Duri, dikutip, Rabu (17/12/2025).

“Ini program Partai Perindo Bengkalis guna mencetak tenaga kerja trampil dan berkompeten serta diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja,” sambungnya.

Dapot menambahkan,  peserta berkesempatan pula meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan berpikir adaptif yang berguna ketika ingin membuka usaha.

Seluruh peserta didorong untuk mengikuti pelatihan hingga tuntas. Selain memperoleh materi praktis, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah ditempuh. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan maupun membangun usaha berbasis keterampilan digital.

Demi Keselamatan, DPR Sebut Pemulihan Listrik Pascabencana Aceh Harus Bertahap

Demi Keselamatan, DPR Sebut Pemulihan Listrik Pascabencana Aceh Harus Bertahap

Demi Keselamatan, DPR Sebut Pemulihan Listrik Pascabencana Aceh Harus Bertahap (Ilustrasi/Dok BNPB)

Pemulihan listrik usai bencana di Aceh diminta dilakukan secara bertahap. Hal ini demi keamanan dan keselamatan masyarakat. 

1. Pemulihan Bertahap

Ha ini diungkapkan anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

“Pemulihan listrik di wilayah bencana, khususnya Aceh, bukan pekerjaan sederhana dan tidak bisa diselesaikan secara cepat. Keselamatan warga dan petugas harus menjadi prioritas utama,” ujar Rieke dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, di Aceh terdapat tiga jalur transmisi utama yang mengalami gangguan serius akibat bencana. Jalur Biren–Arun, Bireun – Peusangan sudah pulih, meski mengalami kerusakan berat karena sejumlah tower roboh dan fasa jaringan terputus. Jalur Pangkalan Brandan–Langsa juga terdampak, dengan kondisi tower roboh dan kerusakan pada bagian traverse.

Jalur Pangkalan Brandan–Langsa masih dalam tahap pembangunan tower darurat setelah sebelumnya teridentifikasi beberapa tower roboh susulan. Proses pemulihan di jalur ini terkendala kondisi lapangan yang belum sepenuhnya aman karena banjir belum surut dan masih terdapat lumpur basah di sejumlah titik.

Rieke menekankan, perbaikan tower transmisi di tengah kondisi tersebut memiliki risiko tinggi, baik bagi warga maupun petugas di lapangan. Karena itu, pemulihan kelistrikan tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa dan harus mengikuti tahapan teknis yang aman.

“Saat ini PLN terus melakukan upaya pemulihan, mulai dari perbaikan jaringan, pemulihan tower, hingga pemasangan tower darurat. Namun langkah-langkah tersebut belum bisa menjamin pemulihan listrik secara menyeluruh dalam waktu dekat,” katanya.

Kadobet

Gandeng SanQua, MNC Peduli Bakal Kembali Terjun Kirim Bantuan Korban Bencana Sumatera

Gandeng SanQua, MNC Peduli Bakal Kembali Terjun Kirim Bantuan Korban Bencana Sumatera

Gandeng SanQua, MNC Peduli bakal kembali terjun kirim bantuan korban bencana Sumatera

MNC Peduli menunjukkan komitmennya untuk dapat terlibat langsung memberikan bantuan bagi korban bencana alam yang melanda Sumatera. Kali ini, MNC Peduli menggandeng SanQua sebagai mitra strategisnya untuk menyalurkan bantuan bagi para korban.

Ketua Umum MNC Peduli Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas kondisi yang dialami para korban. Berdasarkan tinjauan langsung, kata dia, MNC Peduli melihat dampak bencana ini dirasakan sangat berat oleh masyarakat.

“Minggu lalu kami langsung turun ke Sumatera Utara, dan kami lihat sendiri banyak sekali keluarga yang kehilangan sanak saudara, kehilangan rumah, dan juga ladang tempat mereka mencari mata pencaharian,” kata Angela dalam sambutannya di acara penyerahan bantuan SanQua di lobi iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (13/12/2025).

Angela menuturkan, meski sempat terkendala akses jalan yang tertutup, jalur distribusi bantuan kini mulai terbuka. Melihat momentum ini, MNC Peduli berkomitmen untuk kembali turun ke lokasi bencana, yang kali ini akan menyasar wilayah Sumatera Barat dan Aceh.

Ia mengaku bersyukur banyak pihak yang ikut tergerak bersama-sama MNC Peduli dalam menjalankan misi kemanusiaan ini di masa pemulihan. Salah satunya adalah SanQua.

Hasil Bulu Tangkis Individual SEA Games 2025: Dhinda, Zaki, dan Alwi Tembus Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Individual SEA Games 2025: Dhinda, Zaki, dan Alwi Tembus Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Individual SEA Games 2025: Dhinda, Zaki, dan Alwi Tembus Perempat Final

Tungga Putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berjaya dal babak 16 besar bulu tangkis individual SEA Games 2025 di Thammasat University Rangsit Gymnasium, Pathum Thani, Thailand, Kamis (11/12/2025). Sementara itu, tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah dan Alwi Farhan juga mencatatkan hasil yang sama.

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menang atas wakil Vietnam Nguyen Thuy Linh dengan poin 16-21, 22-20, dan 21-14. Sementara iya Moh Zaki Ubaidillah menang atas Le Duc Phat dengan poin 17-21, 21-9, dan 21-19, sedangkan Alwi Farhan berhasil menaklukan Nguyen Hai Dang dengan poin 21-17 dan 21-15.

Dhinda cukup kesulitan meladeni permainan Nguyen dalam gim pertama. Hal tersebut dikarenakan, dia mampu kehilang poin demi poin.

Akhirnya, Dhinda harus mengakui keunggulan Nguyen dengan poin 16-21 dalam gim pertama. Dalam gim kedua, Dhinda bangkit dan berhasil mengalahkan Nguyen dengan poin 22-20.

Nguyen mendapatkan perlawanan cukup ketat dari Dhinda dalam gim ketiga. Alhasil, dia lagi-lagi harus takluk dari Dhinda dengan poin 14-21.

Di laga lainnya, Zaki berusaha bermain agresif melawan Le Duc dalam gim pertama. Namun, dia takluk dari lawan dengan poin 17-21.

Dalam gim kedua, Zaki berhasil bangkit dan meraih hasil maksimal atas Le Duc dengan poin 21-9. Performanya pun berlanjut di gim ketiga karena juga meraih kemenangan atas lawan dengan poin 21-19

Selanjutnya, Alwi menantang Nguyen Hai Dang. Keduanya bermain agresif dalam gim pertama dengan berusaha saling menekan.

Alwi mampu unggul kualitas dalam gim pertama dibuktikan menaklukan lawan dengan poin 21-17. Dalam gim kedua, Alwi kembali tampil apik karena kembali mengalahkan Nguyen Hai Dang dengan poin 21-15.